Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
29 May 2026 19:17
Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat Indonesia saat ini memiliki beragam pilihan sistem pembayaran, mulai dari uang kartal hingga digital. Penggunaan uang fisik atau kartal sebagai alat pembayaran masih gemar digunakan, misalnya untuk membeli produk Unit Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk uang jaga-jaga di kantong, atau ketika pergi ke desa.
Oleh karena itu, fitur untuk tarik tunai rekening masih dipertahankan bank sebagai layanan kepada nasabah, termasuk oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.
BRI sendiri tetap konsisten bahkan berinovasi dalam memberikan layanan tarik tunai kepada nasabah, baik dari sisi teknologi maupun perluasan akses.
Dwi Pranata (30 tahun) adalah nasabah BRI sejak 2021 sampai saat ini. Dwi adalah seorang karyawan swasta di Jakarta yang sehari-hari menggunakan akses pembayaran digital. Meskipun untuk transaksi lebih sering menggunakan pembayaran digital, namun dirinya tetap melakukan tarik tunai.
Dwi memiliki aplikasiBRImo yang merupakan financial super app untuk beragam transaksi nasabah kapan pun dan di mana pun. Adapun transaksi yang ditawarkan beragam, mulai dari online on boarding baik dari dalam maupun luar negeri, pembayaran, pembelian, investasi, asuransi, hingga pencatatan keuangan. BRImo juga memfasilitasi nasabah yang memiliki kebutuhan transaksi lintas negara melalui fitur transfer internasional ke lebih dari 160 negara serta pembayaran QR di luar negeri.
BRImo digunakan Dwi untuk beragam transaksi seperti, tarik tunai, top up saldo e-wallet, transaksi dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), hingga membayar BPJS Kesehatan. Utamanya tarik tunai, Dwi mengaku sudah lepas dari kartu ATM dan selalu menggunakan aplikasi BRImo.
"Lebih gampang BRImo sih, kalau kartu ATM suka kadang-kadang gak mau respon. Pakai BRImo juga praktis sih tinggal buka di handphone," katanya kepada CNBC Indonesia, Kamis (28/5/2026).
Begini caranya tarik tunai dengan BRImo di ATM dengan mudah seperti yang dilakukan oleh Dwi:
- Buka aplikasi BRImo.
- Pilih menu "Tarik Tunai".
- Tentukan rekening sumber dana.
- Pilih nominal tarik tunai lalu klik "Lanjut".
- Sistem akan memberikan kode khusus transaksi.
- Datangi ATM BRI terdekat.
- Tekan tombol kiri bawah pada mesin ATM.
- Pilih menu "Tarik Tunai".
- Masukkan nomor HP yang terdaftar.
- Pilih nominal uang yang tersedia di aplikasi.
- Transaksi selesai dan anda mendapatkan uang anda.
Selain ATM, tarik tunai menggunakan BRImo juga bisa di channel lain seperti mini market dan agen BRILink yang sudah tersebar di berbagai penjuru Indonesia.
Transaksi tarik uang BRI sangat mudah dijangkau, karena bisa di warung kelontong. Bahkan anda hanya perlu membawa telepon genggam anda untuk tarik tunai.
Aplikasi BRImo menyediakan fitur tarik tunai di seluruh agen BRILink di seluruh Indonesia.
Pengguna BRImo bisa melakukan sekali tarik tunai di warung agen BRILink mulai dari Rp50.000 hingga Rp5.000.000 dan dengan biaya admin yang terjangkau mulai dari Rp3.000 sekali transaksi.
Caranya pun sangat mudah:
- Buka aplikasi BRImo
- Pilih menu setor/tarik tunai
- Pilih lokasi tarik tunai di Agen BRIlink
- Pilih nominal yang ingin ditarik dari rekening dan pastikan rekening cukup untuk melakukan tarik tunai yang diinginkan
- Lakukan transaksi berikut pembayaran admin.
- Masukkan pin BRImo anda
- Anda akan mendapatkan kode dan barcode transaksi tarik tunai yang bisa diberikan ke agen BRILink dan terima uang anda.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyebutkan bahwa kehadiran BRILink sangat strategis sebagai agen akses keuangan, utamanya perbankan ke masyarakat hingga ke pelosok sekalipun.
"BRILink itu jumlahnya 1,2 juta, tersebar di seluruh Indonesia, dan bisa masuk ke kampung-kampung, karena di kampung tidak ada bank, tapi ini adalah namanya Agent Banking, itu kita lakukan semua," kata Dirut BRI tersebut kepada CNBC Indonesia saat menjadi pembicara di Jogja Financial Festival 2026, Bantul, dikutip Jumat (29/5/2026).
Hadirnya BRILink bisa menjadi oasis bagi masyarakat yang belum terjamah fasilitas perbankan atau unbanked.
LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) mencatat jumlah masyarakat unbanked pada 2025 sebanyak 15,3 juta orang (usia 15-69 tahun). Meskipun jumlahnya menyusut dari 23,5 juta pada tahun sebelumnya angka tersebut masih cukup besar.
BRILink adalah bagian dari layanan BRI di mana BRI bertindak sebagai Agen bagi pelanggan untuk melayani transaksi perbankan online secara real-time menggunakan fitur mini ATM EDC BRI dengan konsep berbagi biaya.
Kehadiran BRILink yang bisa menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) bisa menjadi agen inklusi keuangan Indonesia dan meningkatkan inklusifitas akses fasilitas perbankan ke masyarakat, sehingga terjadi pemerataan di Indonesia.
Selain tarik tunai, terdapat beberapa fitur utama yang dapat dilayani Agen BRILink, antara lain transfer ke sesama BRI atau bank lain, bayar kebutuhan listrik dan air, beli pulsa, bayar zakat, ATM Mini, dan masih banyak lainnya.
(ras/ras)
Addsource on Google

3 hours ago
4
















































