Trump Benar-Benar Frustasi Belum Menang Lawan Iran, Ini Buktinya

5 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Eskalasi terbaru Amerika Serikat (AS) dan Iran dinilai mencerminkan meningkatnya frustrasi Washington terhadap lambatnya dampak sanksi ekonomi yang digunakan untuk menekan Teheran. Sebelumnya, Minggu, dilaporkan bagaimana AS menyerang Iran, menghancurkan dua peluncur roket Teheran di Pulau Larak ketika Negeri Syaih itu bersiap menembakkan roket bermuatan ranjau ke Selat Hormuz.

Serangan itu menjadi aksi militer AS pertama yang diakui secara terbuka oleh AS sejak akhir Juli, sekaligus mengakhiri jeda pertempuran langsung selama sekitar satu bulan. Iran kemudian membalas dalam hitungan jam dengan meluncurkan delapan rudal ke pangkalan udara King Hussein dan Al Azraq di Yordania, yang diklaim pemerintah Amman berhasil dicegat sistem pertahanan udaranya.

Analis keamanan maritim Ian Ralby menilai langkah tersebut dapat menjadi tanda bahwa AS ingin memecah kebuntuan setelah tekanan ekonomi belum menghasilkan perubahan yang diharapkan. Menurut Ralby, serangan di Larak kemungkinan lebih merupakan upaya mengubah situasi yang stagnan daripada tanda perubahan strategi AS secara menyeluruh.

"Bisa jadi tekanan finansial tersebut tidak mampu mengubah perilaku Iran hingga ke tingkat yang diantisipasi oleh AS," ujar Ralby, dikutip Reuters, dikutip Selasa (1/9/2026).

"Status quo yang ada telah menjadi agak stagnan, dan saya yakin AS ingin melihat perubahan pada situasi tersebut," katanya.

Sebenarnya, ketegangan juga semakin meningkat setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan Pulau Kharg, pusat utama ekspor minyak Iran. Namun, Ralby menilai ancaman tersebut kemungkinan besar hanya menjadi retorika karena serangan terhadap pulau itu berisiko menghancurkan infrastruktur energi sekaligus situs warisan budaya.

Iran sendiri diperkirakan akan menghindari konfrontasi langsung dengan pasukan AS. Termasuk, memilih pembalasan melalui kelompok mitra serta tekanan terhadap pelayaran dan energi.

"Kunci dari konflik ini sejak awal adalah sifat asimetrisnya," kata Ralby, seraya menilai Iran mampu menggunakan kekuatan fisik terbatas untuk menciptakan dampak kerusakan yang jauh lebih besar.

Hal sama juga dikatakan analis lain, Michael Ratney dari Center for Strategic & International Studies. Ke depan, kata dia, risiko terhadap jalur perdagangan juga meningkat setelah kelompok Houthi kembali terlibat dalam konflik.

Houthi adalah sekutu Iran di wilayah Yaman yang menjadi milisi kontra pemerintah. Ia mengatakan AS dan sekutunya dapat menghadapi kondisi ketika Selat Hormuz dan Bab el-Mandeb, dua jalur pelayaran strategis, menjadi "rentan terhadap manipulasi oleh Iran dan mitra-mitranya".

Sementara itu, Kepala ekonom Rystad Energy Claudio Galimberti memperkirakan seramngan terbaru AS membuat sekitar 7 juta barel minyak per hari yang masih dikirim melalui Selat Hormuz pada pekan lalu menurun. Serangan AS di Larak dikatakan dapat mengganggu pemulihan arus tersebut.

"Diperkirakan arus pengiriman dalam beberapa hari ke depan mungkin akan menurun, sehingga kenaikan harga hampir pasti akan terjadi," ujarnya.


Penggunaan Senjata Nuklir?

Di sisi lain, AS dilaporkan dapat menggunakan senjata nuklir terhadap Iran setelah gagal menggulingkan kepemimpinan negara tersebut dengan cara "konvensional". Opsi serangan pemusnah massal ini muncul usai Washington dinilai mulai kewalahan menghadapi pertahanan Teheran di medan perang.

Mengutip Russia Today (RT),peringatan mengerikan ini diungkapkan oleh mantan penasihat antiterorisme presiden AS, Joe Kent kepada podcaster Tucker Carlson. Pada bulan April lalu, Trump memang telah mengancam bahwa seluruh peradaban Iran akan mati kecuali mereka tunduk pada tuntutan Washington, termasuk ancaman melenyapkan infrastruktur sipil seperti pembangkit listrik dan jembatan.

"Kita akan menjadi bodoh jika berpikir bahwa hal ini tidak dapat terjadi di sini, dalam skenario saat ini, terutama saat pemerintahan (Trump) berusaha mencari jalan keluar," katanya secara blak-blakan menggambarkan opsi nuklir tersebut sebagai sesuatu yang sangat realistis bagi militer AS saat ini.

Kent mencatat bahwa Trump telah gagal mencapai satupun tujuannya dalam konflik dengan Iran, meskipun telah mengerahkan seluruh kemampuan militer dan ekonomi AS. Menurutnya, jika Washington bersikeras menyingkirkan kepemimpinan Iran dari kekuasaan untuk memaksakan penyerahan total, hanya ada dua opsi tersisa, yakni operasi darat skala penuh atau serangan nuklir.

"Jika Anda memainkan skenario ini cukup lama, Anda akan sampai pada senjata pemusnah massal dengan cukup cepat," paparnya menyampaikan bahwa operasi darat dinilai sama sekali tidak layak mengingat luasnya wilayah dan populasi Iran.

Lebih lanjut, ia berspekulasi bahwa Washington secara hipotetis dapat memilih serangan nuklir terbatas yang secara khusus menargetkan fasilitas pengayaan uranium bawah tanah yang tersembunyi di daerah pegunungan Iran. Peringatan ini muncul setelah AS secara tiba-tiba menangguhkan gelombang serangan terbarunya terhadap Iran akhir bulan lalu, di tengah derasnya laporan media bahwa

PPerlu diketahui, Pentagon telah kehabisan persediaan amunisi presisi tinggi dan rudal pencegat. Trump dan beberapa pejabat senior AS langsung membantah keras klaim tersebut.

Namun, dalam sebuah pergeseran taktik, Trump pekan lalu tiba-tiba mengumumkan dimulainya operasi ekonomi yang menghancurkan terhadap Iran, yang ia juluki sebagai "Hari-H Ekonomi". Beberapa hari kemudian, Menteri Keuangan AS Scott Bessent meluncurkan serangkaian sanksi baru terhadap Teheran yang menargetkan hampir 60 entitas, individu, dan kapal di berbagai yurisdiksi, termasuk 21 di antaranya yang berbasis di China.

Bessent menjelaskan bahwa langkah agresif ini bertujuan menjadikan Iran sebagai paria ekonomi dengan menghukum negara-negara yang menolak memutuskan hubungan. "Setiap entitas yang memfasilitasi pencucian uang atas nama Iran akan dikeluarkan dari sistem dolar AS," tegasnya.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |