Trump Buka Pintu Lebar-Lebar, China Beri Respons Tak Terduga

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberi lampu hijau kepada 10 perusahaan teknologi China untuk membeli chip kecerdasan buatan (AI) Nvidia H200. Namun hingga kini, tak satu pun transaksi pengiriman chip tersebut berjalan mulus karena Beijing disebut masih menahan langkah perusahaan domestiknya.

Perusahaan seperti Alibaba, Tencent, ByteDance hingga JD.com sudah mengantongi izin pembelian chip AI tercanggih kedua milik Nvidia itu. Bahkan distributor seperti Lenovo dan Foxconn juga telah mendapat persetujuan dari pemerintah AS.

Setiap pelanggan yang mendapat izin dapat membeli hingga 75.000 chip berdasarkan ketentuan lisensi ekspor AS, demikian dikutip dari Reuters, Jumat (15/5/2026).

Meski begitu, kesepakatan jumbo tersebut masih menggantung di tengah memanasnya rivalitas teknologi AS-China.

Menurut sumber Reuters, perusahaan-perusahaan China mulai menarik diri dari rencana pembelian setelah mendapat arahan dari pemerintah Beijing. China disebut khawatir ketergantungan pada chip Nvidia justru melemahkan ambisi mereka membangun industri chip AI domestik.

Meski teknologi chip AI China masih tertinggal dari Nvidia, perusahaan seperti DeepSeek mulai menonjolkan penggunaan chip lokal, termasuk yang dikembangkan Huawei.

"Pemerintah pusat China sejauh ini belum mengizinkan mereka membeli chip tersebut, karena mereka ingin investasi tetap fokus pada industri domestik mereka sendiri," ujar Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick dalam sidang Senat bulan lalu.

Situasi ini menjadi pukulan besar bagi Nvidia. Sebelum kontrol ekspor AS diperketat, Nvidia menguasai sekitar 95% pasar chip AI canggih di China. Negeri Tirai Bambu bahkan sempat menyumbang sekitar 13% pendapatan Nvidia.

Jensen Huang sebelumnya juga memperkirakan pasar AI China akan mencapai nilai US$50 miliar tahun ini.

Jalan menuju penjualan chip H200 juga terhambat berbagai persyaratan dari kedua negara. Aturan AS yang diterbitkan Januari lalu mewajibkan pembeli China membuktikan bahwa mereka telah memasang prosedur keamanan yang memadai dan tidak akan menggunakan chip untuk kepentingan militer.

Nvidia juga diwajibkan memastikan ketersediaan stok chip yang cukup di wilayah AS.

Trump turut menegosiasikan skema di mana AS akan menerima 25% dari pendapatan penjualan chip tersebut. Skema ini mengharuskan chip terlebih dahulu melewati wilayah AS sebelum dikirim ke China, karena hukum AS tidak mengizinkan pungutan biaya ekspor secara langsung.

Skema tersebut memicu kekhawatiran di Beijing terkait potensi manipulasi atau celah tersembunyi pada chip, meski sejumlah sumber menyebut mekanisme itu terutama dibuat untuk mengakali hambatan hukum.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |