Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan "ingin bertemu" dengan pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. Hal ini dikatakannya dalam sebuah wawancara yang diterbitkan Rabu (3/6/2026).
"Saya ingin bertemu dengannya, dan kami mungkin akan bertemu suatu saat nanti, tergantung bagaimana semuanya berjalan," kata Trump kepada "Pod Force One" di New York Post, sebagaimana dimuat AFP.
Hal sama juga dimuat laman Turki, Anadolu, merujuk laman yang sama. Trump mengatakan ingin Mojtaba Khamenei terlibat dalam negosiasi kesepakatan untuk mengakhiri perang, dan menegaskan bahwa keduanya "tampaknya bisa rukun".
Ia kembali melengaskan sesungguhnya Iran telah setuju untuk tidak memiliki senjata nuklir. Ditegaskannya "itu adalah hal yang besar".
"Kita tidak bisa membiarkan mereka memiliki senjata nuklir... mereka telah sepakat bahwa mereka tidak akan memiliki senjata nuklir, dan mereka dapat berubah pikiran, namun itu adalah salah satu hal yang harus mereka setujui, dan itu adalah hal yang besar," katanya.
Sebelumnya, AS dan Israel mengatakan program nuklir Iran dan "rezim Iran" adalah alasan utama untuk melancarkan perang pada 28 Februari. Konflik tersebut saat ini terhenti karena gencatan senjata meski damai permanen belum terjadi.
Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran "berkembang pesat, dan perkembangannya baik". Ia pun mengatakan "ini akan menjadi sangat baik" seraya menambahkan bahwa "banyak hal baik yang akan terjadi".
(sef/sef)
Addsource on Google

6 hours ago
6

















































