Usai Beruang Lumpuhkan Kota, Jepang Gelar Simulasi Darurat

1 month ago 51

Jepang menggelar simulasi serangan beruang di sekolah setelah kemunculan beruang liar melumpuhkan aktivitas di Tochigi.

Seorang peserta dan seorang pemburu mendekat untuk memeriksa tanda-tanda kehidupan pada boneka beruang yang mewakili beruang asli selama latihan tanggap darurat yang mensimulasikan serangan beruang, di Isehara, Prefektur Kanagawa, Jepang, 3 Juli 2026

Seorang peserta bersama pemburu memeriksa boneka beruang yang digunakan sebagai pengganti satwa asli dalam latihan simulasi penanganan serangan beruang di Isehara, Prefektur Kanagawa, Jepang, Jumat (3/7/2026). Latihan respons darurat tersebut dipimpin gugus tugas penanganan serangan beruang yang dibentuk pemerintah menyusul meningkatnya kemunculan satwa liar, termasuk di kawasan perkotaan. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Seorang peserta menjelaskan prosedur respons terhadap serangan beruang kepada para pemburu selama latihan respons darurat yang mensimulasikan serangan beruang, di Isehara, Prefektur Kanagawa, Jepang, 3 Juli 2026.

Latihan digelar sekitar sepekan setelah kemunculan seekor beruang hitam berulang kali melumpuhkan aktivitas di Kota Utsunomiya yang berpenduduk lebih dari 500.000 jiwa. Demi alasan keamanan, pemerintah setempat menutup hampir 100 sekolah negeri serta sebuah kampus universitas selama tiga hari berturut-turut. Beruang itu akhirnya berhasil dilumpuhkan di kawasan permukiman pinggiran kota pada 9 Juni. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Boneka beruang yang menyerupai beruang asli selama latihan tanggap darurat yang mensimulasikan penyusupan beruang, di Isehara, Prefektur Kanagawa, Jepang, 3 Juli 2026. Tanda tersebut bertuliskan,

Kepala Departemen Penanggulangan Satwa Liar Prefektur Tochigi, Tetsuya Maruyama, mengatakan simulasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian latihan untuk meningkatkan kesiapan aparat menghadapi kemungkinan serangan beruang di masa mendatang. Menurutnya, latihan ini bertujuan menyempurnakan koordinasi dan prosedur respons dalam situasi darurat yang sebenarnya. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Seorang peserta menggunakan tongkat untuk memeriksa tanda-tanda kehidupan pada boneka beruang yang mewakili beruang asli, sementara seorang pemburu berdiri siap siaga, selama latihan tanggap darurat yang mensimulasikan serangan beruang, di Isehara, Prefektur Kanagawa, Jepang, 3 Juli 2026.

Simulasi menggambarkan seekor beruang liar sedang keluar dari semak-semak. Polisi, pemburu berlisensi, dan pejabat pemerintah dilibatkan dalam latihan tersebut dengan dukungan peta, bagan, serta drone pengintai. Dalam skenario itu, "beruang" yang diperankan seorang pejabat mengenakan kostum berhasil dipojokkan di dekat kandang kambing sebelum dilumpuhkan oleh para pemburu. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Seorang pemburu menyentuh boneka beruang yang mewakili beruang asli yang ditembak oleh pemburu selama latihan tanggap darurat yang mensimulasikan serangan beruang, di Isehara, Prefektur Kanagawa, Jepang, 3 Juli 2026.

Pemerintah Jepang mencatat serangan beruang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di wilayah perkotaan. Kementerian Lingkungan Hidup melaporkan pada tahun fiskal 2025 terdapat rekor 238 korban serangan beruang, dengan 13 orang di antaranya meninggal dunia. Awal Juni lalu, serangan beruang di Kota Fukushima juga menyebabkan sedikitnya empat orang terluka. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |