Jakarta, CNBC Indonesia- Gejolak ekonomi dan geopolitik global disebut Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria sebagai salah satu sentimen yang mempengaruhi perkembangan ekonomi digital kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia.
Menghadapi kondisi ini pemerintah melalui Komdigi terus mendorong upaya menggerakkan sektor ekonomi digital sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Tercatat sektor e-Commerce mampu mencatatkan pertumbuhan market size hingga USD 104 Miliar di 2026 dengan potensi tumbuh hingga USD 366 Miliar di 2030.
Komdigi memiliki tag line transformasi digital RI yakni "terhubung, Tumbuh dan terjaga atau T3" sebagai arah pembangunan dan visi digital nasional 2025-2029 agar teknologi digital dapat memberi manfaat nyata bagi seluruh masyarakat RI.
Mewujudkan visi "terhubung", Komdigi memperkuat konektivitas, memperluas jaringan fiber optik hingga memperkuat satelit hingga lelang frekuensi 2,6 GHz agar kualitas layanan dan kecepatan internet dapat meningkat sehingga bisa membangkitkan ekonomi digital hingga pelosok.
Di sisi lain, Komdigi mendorong penguatan adopsi kecerdasan buatan Generatif Artificial Intelligence (Gen AI) yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menggunakan teknologi advance melalui penguatan regulasi melalui Peta Jalan AI Nasional. Langkah ini diperlukan agar AI dapat digunakan mendukung kegiatan ekonomi yang tetap aman dan akuntabel
Selengkapnya simak dialog Mercy Widjaja dengan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria dalam Economic Update, CNBC Indonesia (Senin, 22/06/2026)
Add
source on Google

1 hour ago
3

















































