Video: Tantangan Industri Nikel Wujudkan Ambisi RI Jadi Pusat Baterai

1 month ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia- Produsen pengolahan nikel dan bahan baku baterai listrik yakni CNGR Indonesia optimistis terhadap pengembangan hilirisasi nikel untuk memperkuat rantai pasok baterai EV di Indonesia.

Direktur Eksternal Relations CNGR Indonesia, Magdalena Veronika menyebutkan Langkah Indonesia sebagai salah satu produsen nikel global yang melarang ekspor bijih nikel menjadi tonggak sejarah bagi pengembangan hilirisasi nikel di Indonesia.

Dimana pembangunan smelter yang berkembang ke pemurnian nikel sebagai bahan baku untuk industri baja dan EV menjadikan Indonesia sebagai eksportir nikel olahan terbesar. Memanfaatkan momentum ini, CNGR Indonesia selama 5 tahun di Indonesia mengembangkan hilirisasi nikel hingga menghasilkan produk pemurnian nikel 99,9% yang bisa diperdagangkan di bursa dunia.

Pada tahun 2026, hilirisasi nikel CNGR Indonesia berlanjut ke produk precursor nickel manganese cobalt (NMC) yang menjadi bahan baterai lithium dengan berbasis nikel sehingga sampai saat ini CNGR telah menghasilkan 6 jenis turunan nikel,

Seperti apa industri melihat potensi dan tantangan RI dalam mendorong pengembangan pusat industri baterai dunia? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Direktur Eksternal Relations CNGR Indonesia, Magdalena Veronikadalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 07/07/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |