Drama Surat Wasiat Karl Lagerfeld, Kucing Dapat Warisan Rumah dan Uang

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Dunia mode internasional kembali diguncang oleh drama yang menyelimuti peninggalan mendiang Karl Lagerfeld. Enam tahun setelah kepergian sang Direktur Kreatif Chanel, perdebatan sengit dilaporkan pecah terkait pembagian harta senilai €200 juta (sekitar Rp3,9 triliun) kepada sejumlah ahli waris terpilih dan kucing kesayangannya, Choupette.

Mengutip Independent, surat wasiat desainer legendaris tersebut digugat oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya. Gugatan tersebut berpotensi mengubah pembagian kekayaan Lagerfeld.

Desainer asal Jerman ini meninggal dunia pada usia 85 tahun, pada 19 Februari 2019.

Tujuh tahun kemudian, muncul sengketa hukum yang dapat menyebabkan sebagian hartanya jatuh ke tangan keponakan-keponakannya, yang merupakan satu-satunya kerabatnya yang masih hidup.

The Times mengutip media Jerman yang melaporkan bahwa surat wasiat Lagerfeld, yang diselesaikan pada April 2016, mewariskan sebagian besar hartanya kepada asisten lamanya, Sébastien Jondeau, anak baptisnya Hudson Kroenig, dan model Brad Kroenig dan Baptiste Giabiconi.

Pada 2015, Lagerfeld mengatakan kepada The New York Times Magazine bahwa dia sama sekali tidak memiliki keluarga. Serta menyatakan bahwa dia belum pernah bertemu saudara perempuannya, Christiane, yang tinggal di AS, selama 40 tahun, sementara anak-anaknya bahkan tidak pernah mengirimiku kartu Natal.

Kemudian ada pula masalah kucing kesayangan Lagerfeld yang terkenal manja, Choupette. Kucing itu ditempatkan di bawah perawatan mantan pengurus rumah tangganya, Françoise Caçote, bersama dengan sebuah rumah dengan taman, dan sejumlah uang yang dilaporkan sebesar US$1,5 juta.

Choupette berkeliling dunia dengan jet pribadi di dalam koper Louis Vuitton, memiliki pengawal, koki pribadi, dan dua pelayan, dan akan makan bersama Lagerfeld dengan empat hidangan berbeda yang disiapkan untuknya hari itu yang disajikan dalam mangkuk-mangkuk cantik.

Sebuah akun Instagram yang didedikasikan untuk kehidupan sehari-harinya memiliki lebih dari 270.000 pengikut.

"Semuanya dikendalikan oleh kucing saya. Dia membangunkan saya pukul 7 pagi karena dia minta saya membawakannya kroket segar, dia tidak mau menyentuh makanan dari malam sebelumnya, dia mendapat tawaran untuk iklan makanan tetapi itu tidak mungkin. Dia bagaikan wanita simpanan," kata Lagerfeld, menggambarkan kucingnya, kepada The Guardian pada tahun 2014.

Dalam sebuah wawancara dengan Hello! tahun lalu, Caçote mengatakan bahwa dia dan Choupette, yang sekarang berusia 14 tahun, sangat selektif tentang pemotretan iklan yang mereka lakukan.

"Choupette selalu memiliki karakter seorang putri. Dan sayangnya, seiring bertambahnya usia, hal itu tidak menjadi lebih baik," kata Caçote.

Meskipun gaya hidup mewah Choupette kemungkinan besar tidak akan terganggu, media Jerman melaporkan minggu ini bahwa Christian Boisson, pelaksana wasiat Lagerfeld, telah menulis surat kepada kerabatnya yang masih hidup untuk memberitahukan tentang sengketa hukum tersebut.

Jika surat wasiat tersebut dibatalkan berdasarkan hukum warisan Prancis (Lagerfeld tinggal dan meninggal di Paris), kekayaannya akan didistribusikan kembali kepada kerabat terdekatnya.

Lagerfeld tidak memiliki anak, dan kedua saudara perempuannya, Christiane dan Thea, meninggal sebelum dia, yang berarti putusan apa pun yang menguntungkan kerabat sedarah akan berarti keponakan dan kemenakannya yang masih hidup berhak mewarisi.

Perancang busana yang terkenal sulit dan seringkali menakutkan ini tidak dekat dengan keluarganya. Kabarnya, ia terakhir kali bertemu Christiane pada tahun 1974; atas permintaan saudara perempuannya, ia merancang gaun pengantin keponakannya, Caroline Wilcox, pada tahun 1992 dan mengirimkannya ke Connecticut menggunakan Concorde.

Namun, kerabatnya yang berbasis di AS biasanya tidak dilibatkan dalam dunia mode gemerlap yang ia geluti dan tidak satu pun dari mereka diundang ke Met Gala pada tahun 2023, ketika warisannya dihormati sebagai tema tahun itu.

Keponakannya, Roger Johnson, seorang pengemudi truk jarak jauh yang berbasis di Portland, Connecticut, sebelumnya mengatakan kepada New York Post bahwa ia hanya bertemu Lagerfeld beberapa kali ketika masih kecil, dan tidak percaya akan mewarisi harta pamannya.

"Dan mungkin saya akan menyangkalnya. Uang tidak berarti apa-apa bagi saya. Saya hanya orang biasa," papar Johnson.

(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |