Keling Kumang Festival IV Resmi Dibuka, Wabup Sekadau Dorong Pelestarian Budaya dan Peningkatan IPM

20 hours ago 6

FOTO : Momen Wakil Bupati Sekadau, Subandrio saat menghadiri KKF ke – IV di Taman Kelimpiau, Dusun Tapang Sambas [ doni ]

Pewarta : Doni | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

SEKADAU – Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, secara resmi membuka gelaran Keling Kumang Festival (KKF) IV tahun 2026 yang dipusatkan di Taman Kelempiau, Dusun Tapang Sambas, Desa Tapang Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis (14/5/2026).

Pembukaan ajang tahunan yang mengusung tema “Budaya Lestari, Alam Terjaga, Masa Depan Sejahtera” ini ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tujuh kali oleh Wakil Bupati. Acara dimulai dengan ritual adat “Dayak Desa” dan parade marching band dari SMK Keling Kumang.

Dalam sambutannya, Wabup Subandrio memberikan apresiasi tinggi kepada Keling Kumang Movement Network (KKMN) yang konsisten menghidupkan nilai-nilai lokal.

Ia menegaskan bahwa pelestarian hutan adat dan budaya sangat relevan dengan visi pemerintah daerah dalam mewujudkan Sekadau yang unggul dan sejahtera.

“Pemerintah daerah mendukung penuh karena kegiatan ini berdampak positif, baik dari sisi pelestarian identitas maupun penguatan ekonomi kreatif masyarakat melalui UMKM dan koperasi,” ujar Subandrio.

Di sela arahannya, Subandrio menyoroti tantangan besar dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di sektor pendidikan.

Suban juga memaparkan data minimnya jumlah lulusan pendidikan tinggi di Sekadau sebagai bahan evaluasi bersama.

“Sekadau saat ini baru memiliki 2 orang doktor, 173 lulusan S2, dan sekitar 5.600 lulusan S1. Selebihnya masih didominasi lulusan SMA dan SMP. Inilah mengapa sejak 2022 Pemkab mendorong program PKBM dan bantuan skripsi bagi mahasiswa asal Sekadau agar tidak ada lagi anak yang putus sekolah,” tegasnya.

CEO CU Keling Kumang, Hilarius Gimawan, menjelaskan bahwa KKF yang telah berjalan sejak 2023 ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi generasi muda agar tidak melupakan akar budayanya di tengah modernisasi.

“Kami ingin membawa festival ini dari skala lokal menuju nasional, bahkan internasional. Tahun ini juga dirangkaikan dengan Iban Summit III yang menghadirkan komunitas Dayak Iban dari Sarawak, Malaysia,” jelas Hilarius.

Sementara, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam, turut menyampaikan terima kasih atas inisiatif Keling Kumang yang telah membantu tugas DAD dalam menjaga marwah adat di Kabupaten Sekadau.

Kemudian, untuk perlombaan, di antaranya : pemilihan Bujang Keling dan Dara Kumang (diikuti 23 peserta).
Lomba Sape, Menyumpit, dan Pangkak Gasing.

Lantas, ada juga lomba Lagu Dayak, Menumbuk Padi, Nerapil, Bajaneh, dan Menangkap Babi.

Hadir dalam pembukaan tersebut, Ketua GOW Kabupaten Sekadau Wiwin Atriana Subandrio, Ketua Pengurus KKMN Stepanus Masiun, Staf Ahli Setda Kabupaten Sintang, anggota DPRD Sekadau Valentinus, serta jajaran Kepala Dinas terkait.

Acara pembukaan ditutup dengan arahan sanksi adat oleh Temanggung Adat, Bapak Liun, guna memastikan seluruh pengunjung menjaga ketertiban dan keamanan selama festival berlangsung hingga 16 Mei mendatang. [ red ]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |