PM Malaysia Anwar Ibrahim Janjikan "Perang" di Jalur Logistik Israel

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan bahwa negaranya akan mengambil tindakan keras terhadap setiap pengiriman kargo yang melintasi wilayahnya jika terbukti mendukung operasi militer Israel.

Mengutip Middle East Monitor, Kamis (17/9/2026), Anwar melalui unggahannya di platform X membagikan sebuah laporan yang mengonfirmasi bahwa otoritas Malaysia telah berhasil menyita sejumlah pengiriman yang sedang dalam perjalanan menuju Israel.

Ia menggarisbawahi bahwa posisi Malaysia dalam menyikapi isu ini sangat jelas dan tidak bisa ditawar lagi.

"Kami tidak akan membiarkan negara kami digunakan sebagai saluran untuk setiap pengiriman yang mendukung atau berkontribusi pada kemampuan militer Israel dan kekejamannya terhadap warga Palestina serta nyawa tak berdosa lainnya," tegas Anwar.

Lebih lanjut, ia menjanjikan bahwa setiap kargo atau pengiriman yang mencurigakan akan langsung dicegat, diperiksa, dan diselidiki secara menyeluruh berdasarkan hukum yang berlaku di Malaysia.

"Jika pelanggaran terbukti, tindakan tegas akan diambil," tuturnya.

Manuver boikot ini melengkapi serangkaian penolakan Malaysia terhadap segala bentuk aktivitas yang menguntungkan Israel.

Sebelumnya, pada tanggal 15 Juli lalu, Anwar Ibrahim juga telah mengumumkan kebijakan tanpa kompromi yang menyatakan bahwa siapa pun yang kedapatan memegang kewarganegaraan Israel bersama dengan kewarganegaraan lain, dan terbukti tinggal atau menetap di wilayah Malaysia, akan langsung dideportasi dari negara tersebut.

(tps/luc) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |