Update Gempa Flores NTT, 68 Korban Jiwa dan 213 Orang Luka-luka

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebanyak 68 jiwa tercatat meninggal dunia pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).

Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan merinci, korban jiwa tersebut berasal dari Kabupaten Manggarai sebanyak 26 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 24 jiwa, Kabupaten Nagekeo sebanyak 8 jiwa, Kabupaten Sikka 4 jiwa, Kabupaten Ende 2 jiwa, Kabupaten Manggarai Barat 2 jiwa, dan Kabupaten Ngada 2 jiwa.

"Kami tetap memantau perkembangan jumlah korban ini dan terus kami akan laporkan ketika nanti ada jumlah korban yang ditemukan," ungkap Berton dalam tayangan resmi, Senin, (17/8/2026).

Sedangkan jumlah yang luka-luka saat ini ditemukan sebanyak 213 jiwa. Ia pun berharap agar tidak ada lagi penambahan korban jiwa yang meninggal maupun luka-luka

Saat ini, tim dari Bappenas, Basarnas, masih siaga di tujuh kabupaten terdampak. Per hari ini sudah tidak ada lagi laporan warga yang hilang di wilayah terdampak.

Selain itu Kementerian Kesehatan telah mengirimkan dua rumah sakit, dua unit rumah sakit lapangan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo. Diharapkan nanti rumah sakit ini dapat melayani warga kita yang korban akibat gempa bumi dan yang harus dievakuasi.

Selain dikirimkannya rumah sakit lapangan tadi, Kementerian Kesehatan juga sudah mengirimkan tim manajemen krisis kesehatan sebanyak dua tim yang ditempatkan di masing-masing satu tim di Kabupaten Sikka serta satu tim lagi di Kabupaten Ende untuk mengawal koordinasi lapangan.

Selain itu sudah dilakukan pengiriman dua tim untuk emergency medical team. Tim pertama dilakukan di wilayah Ende, Nagekeo dan Manggarai Barat. Sedangkan untuk tim kedua ini difokuskan untuk Kabupaten Sikka.

Kementerian Kesehatan juga sudah melakukan aktivasi terhadap Health Emergency Operation Center di mana operasi kesehatan ini berlokasi di sembilan lokasi strategis.

TNI dan Polri bersama tim gabungan dari kementerian lembaga lainnya juga bekerja di daerah-daerah terdampak. Dari data yang diperoleh sebanyak 1.467 tim gabungan TNI-Polri dan instansi lain terus bekerja di lapangan untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan untuk mengatasi keadaan di lapangan.

Selain itu pemerintah juga sudah memberikan dukungan alutsista maupun armada udara sebanyak 10 unit untuk menjangkau lokasi-lokasi yang sulit maupun mempercepat distribusi logistik. Di Labuan Bajo sendiri ada 5 unit dan di lokasi di Maumere juga ada 5 unit.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |