Jakarta, CNBC Indonesia - Badan legislatif negara bagian Florida, AS, pada Kamis (19/2/2026) menyetujui rancangan undang-undang untuk mengganti nama Palm Beach International Airport. Bandara tersebut akan diubah menjadi President Donald J. Trump International Airport, dengan menyematkan nama Trump di salah satu bandara utama negara bagian itu.
Legislasi tersebut disetujui setelah Senat Florida memberikan suara 25-11, menyusul sebelumnya Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui perubahan nama dengan suara 81-30. Rancangan yang dikenal sebagai HB 919 kini akan diajukan ke meja Gubernur Ron DeSantis, Partai Republik, yang diperkirakan akan menandatanganinya menjadi undang-undang. Penggantian nama masih memerlukan persetujuan dari Administrasi Penerbangan Federal (FAA).
Menurut catatan legislatif, bandara yang terletak beberapa menit dari kawasan Mar-a-Lago, kediaman Trump di Palm Beach, akan menjadi fasilitas transportasi pertama di negara bagian yang resmi memakai nama presiden yang masih hidup itu.
"Ini adalah kehormatan yang pantas untuk presiden kami, terutama mengingat peran dan kontribusinya," kata anggota DPR negara bagian yang mendukung rancangan tersebut saat debat legislasi, seperti dikutip AFP, Jumat (20/2/2026).
Namun proposal ini mendapat kritik dari pihak oposisi. Seorang perwakilan Demokrat di DPR Florida mengatakan keputusan tersebut mengabaikan suara komunitas setempat dan tidak cukup melibatkan warga Palm Beach County dalam proses konsultasi publik.
Selain kontroversi politis, perubahan nama diperkirakan akan menimbulkan biaya rebranding, termasuk pergantian signage dan materi publik lainnya. Menurut analis sebelumnya, biaya tersebut dapat mencapai sekitar US$5,5 juta (sekitar Rp87,4 miliar).
Rancangan undang-undang itu juga melibatkan klausul yang melindungi nama bandara dari perubahan oleh pemerintah lokal lain di Florida, serta memberikan hak bagi Palm Beach County untuk menggunakan nama baru tanpa biaya lisensi.
Jika disahkan, bandara ini akan menjadi satu dari sedikit fasilitas publik besar di AS yang memakai nama pejabat yang masih hidup, menambah daftar upaya Trump untuk meninggalkan jejak namanya pada infrastruktur nasional AS.
(sef/sef)
Addsource on Google

2 hours ago
1

















































