Jakarta, CNBC Indonesia - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memperpanjang pelaksanaan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 menjadi 17 hari untuk mendongkrak transaksi belanja nasional. Tahun ini, penyelenggara membidik nilai transaksi mencapai Rp38 triliun, naik dari realisasi tahun lalu sebesar Rp25 triliun.
Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 akan digelar pada 7-23 Agustus 2026 di 407 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia. Selain menawarkan diskon hingga 80%, pesta diskon ini juga menghadirkan program undian berhadiah, bazar UMKM, festival kuliner, hingga hiburan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja, mengatakan penyelenggaraan ISF setiap tahun diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap perdagangan dalam negeri maupun sektor pariwisata.
"Saya kira ISF ini memang kami harap terus bisa berkembang, tentunya dari sisi APPBI dan teman-teman peritel, Aprindo dan Hippindo, tetapi juga diharapkan bisa berkontribusi lebih besar begitu terhadap perdagangan dalam negeri," kata Alphonzus kepada wartawan di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Ia menuturkan, APPBI terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, hingga Kementerian Pariwisata agar festival tersebut dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian nasional.
"Oleh karenanya kami selalu minta dukungan dari Kementerian Perdagangan, khususnya dari Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri. Karena ya tadi, kontribusinya semakin besar, saya kira akan ikut membantu menstabilkan, ataupun bukan menstabilkan tapi malah meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia gitu," ujarnya.
"Jadi tujuannya adalah untuk supaya semakin memberikan kontribusi terhadap perdagangan dalam negeri dan juga pariwisata" lanjut dia.
Saat ditanya mengenai target transaksi tahun ini, Alphonzus mengatakan angka yang dibidik mencapai sekitar Rp38 triliun selama penyelenggaraan festival, angka ini mengalami kenaikan Rp13 triliun dari tahun lalu, yakni Rp25 triliun.
"Rp38 triliun ya selama penyelenggaraan dari tanggal 7 sampai dengan tanggal 23 Agustus ya," ujar Alphonzus.
Untuk mencapai target tersebut, APPBI menyiapkan sejumlah strategi baru. Salah satunya dengan memperpanjang masa festival dari 11 hari pada tahun lalu menjadi 17 hari, serta menambah program hadiah bagi pengunjung.
"Strategi khususnya adalah dengan menambahkan hadiah-hadiah. Jadi itu adalah untuk memastikan bahwa masyarakat betul-betul tertarik untuk berbelanja begitu. Kemudian juga kami memperpanjang periode penyelenggaraan, 17 hari, dari yang tahun lalu 11 hari sekarang ini menjadi 17 hari," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan menegaskan pemerintah mendukung penuh penyelenggaraan ISF 2026, termasuk dengan memfasilitasi berbagai kebutuhan penyelenggara.
"Pemerintah itu tidak hanya mendukung, ya sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Alphonzus, pemerintah dalam hal ini bukan hanya Kementerian Perdagangan, termasuk Kemenko Perekonomian dan Kementerian Pariwisata, kita memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan oleh.. dalam hal ini APPBI," kata Iqbal dalam kesempatan yang sama.
Ia mencontohkan, pemerintah telah berkirim surat kepada pemerintah daerah agar memberikan kemudahan, termasuk relaksasi pajak reklame untuk mendukung promosi festival.
"Apapun itu kita fasilitasi, misalnya, kita bahkan berkirim surat kepada pemerintah daerah terkait dengan reklame misalnya, pajak reklame meminta kemudahan kalau bisa tuh diberikan relaksasi terkait dengan pajak reklame," ujarnya.
Menurut Iqbal, promosi menjadi faktor penting untuk menarik masyarakat berbelanja. Terlebih, pelaksanaan ISF tahun ini tidak hanya berlangsung di kota-kota besar, tetapi juga menjangkau ratusan pusat perbelanjaan di berbagai daerah.
"Kenapa ini menjadi bagian dari penting, insentif yang bagian penting? Karena promosi-promosi merupakan satu bagian tombak utamalah dalam mensosialisasikan program ISF ini. Dan program ISF ini sebagaimana yang disampaikan tadi itu tidak hanya dilaksanakan di kota-kota besar saja, tapi dilaksanakan menyeluruh di seluruh Indonesia dengan tingkat partisipasi di 407 pusat perbelanjaan," jelas dia.
"Jadi sangat masif oleh karena itu APPBI optimis target Rp38 triliun itu bisa tercapai," pungkasnya.
(dce)
[Gambas:Video CNBC]

1 hour ago
1
















































