Buruh Pabrik Terima Bonus Rp 7 Miliar, Langsung Borong Barang Mewah

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Pekerja industri semikonduktor Korea Selatan tengah menikmati bonus fantastis bernilai hingga miliaran rupiah. Besarnya insentif yang diterima karyawan perusahaan chip membuat Bank of Korea (BOK) memperingatkan dampaknya terhadap inflasi.

Dalam laporan yang dirilis pada 17 Juni, BOK menyebut inflasi tahun ini masih banyak dipengaruhi kenaikan harga energi akibat konflik Iran.

Namun, bank sentral memperingatkan tekanan inflasi berpotensi meningkat meski konflik mereda, seiring membaiknya pendapatan masyarakat dan pertumbuhan upah yang semakin meluas.

BOK secara khusus menyoroti pembayaran bonus kinerja dalam jumlah besar yang belakangan diberikan sejumlah perusahaan teknologi informasi (TI) besar. Menurut bank sentral, tren tersebut berpotensi meluas menjadi kenaikan upah yang lebih luas dan mendorong inflasi lebih tinggi.

Peringatan ini muncul saat Korea Selatan masih menghadapi inflasi di atas target. BOK memperkirakan inflasi sepanjang tahun 2026 mencapai 2,7%, lebih tinggi dibanding target resminya sebesar 2%, demikian dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (23/6/2026).

Sorotan BOK muncul setelah laporan mengenai bonus jumbo yang diterima pekerja perusahaan teknologi, terutama di dua raksasa chip Korea Selatan, SK Hynix dan Samsung Electronics.

Meski kedua perusahaan tidak mengungkap nilai pasti bonus yang dibayarkan, SK Hynix diketahui telah menyepakati perjanjian upah pada September tahun lalu yang mengalokasikan 10% laba operasional perusahaan sebagai bonus bagi karyawan.

Sementara itu, pekerja Samsung dilaporkan menyetujui skema yang mengalokasikan 10,5% laba operasional divisi semikonduktor untuk bonus khusus pekerja chip. Kesepakatan itu tercapai setelah serikat pekerja sempat mengancam melakukan mogok kerja selama 18 hari pada Mei lalu.

Berdasarkan sumber serikat pekerja yang dikutip Reuters, seorang pekerja chip memori dengan gaji pokok 80 juta won diperkirakan menerima total bonus sekitar 626 juta won atau setara Rp 7,3 miliar tahun ini.

Karyawan SK Hynix bahkan diperkirakan memperoleh bonus lebih dari 700 juta won atau Rp 8,2 juta apabila perusahaan berhasil mencetak laba tahunan sebesar 250 triliun won pada tahun ini.

BOK menjelaskan bonus biasanya tidak memberikan tekanan besar terhadap permintaan karena sifatnya tidak permanen. Namun situasinya berbeda apabila bonus khusus diberikan dalam jumlah yang sangat besar dan tidak biasa.

Menurut BOK, kondisi tersebut dapat memicu kenaikan upah di sektor lain sehingga memperbesar tekanan inflasi baik dari sisi pasokan maupun permintaan.

"Secara khusus, karena bonus kinerja sektor TI belakangan ini dibayarkan dalam skala yang sangat luar biasa, kemungkinan dampak aktualnya lebih besar dari yang diperkirakan tidak dapat dikesampingkan," tulis BOK.

Toko Barang Mewah Kebanjiran Pembeli

Di tengah kekhawatiran bank sentral, sektor ritel justru cuan berkat para pekerja chip yang menerima bonus jumbo.

Wakil Gubernur BOK Lee Jiho mengatakan dalam konferensi pers pada 17 Juni bahwa penjualan telah meningkat secara signifikan di tempat-tempat seperti Suwon dan bagian barang mewah di department store, dan hal ini dapat secara bertahap menyebar lebih jauh.

Media Korea Selatan melaporkan sebagian pekerja industri teknologi langsung membelanjakan bonus mereka untuk barang-barang mewah. Beberapa di antaranya membeli tas, perhiasan, hingga jam tangan premium di pusat perbelanjaan.

BOK mencatat pertumbuhan transaksi kartu kredit di Provinsi Gyeonggi, lokasi fasilitas semikonduktor utama Samsung Electronics dan SK Hynix, lebih tinggi dibanding wilayah lain. Peningkatan tersebut terutama terlihat di sekitar kawasan produksi chip dan area permukiman karyawan.

Media Korea Selatan, Chosun Ilbo, melaporkan konsumsi barang mewah meningkat pesat di wilayah selatan Gyeonggi yang menjadi markas Samsung dan SK Hynix.

Penjualan barang mewah di salah satu gerai department store Shinsegae di Provinsi Gyeonggi melonjak 53,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Penjualan perhiasan mewah melesat 146,3%, sementara jam tangan mewah naik 85,3%. Secara keseluruhan, penjualan toko tersebut tumbuh 19%.

Lonjakan konsumsi kelas atas juga ikut mendongkrak saham perusahaan ritel Korea Selatan.

Saham Lotte Shopping, unit ritel Grup Lotte, melesat lebih dari 148% sejak awal tahun. Dalam tiga bulan terakhir saja, harga sahamnya naik sekitar 67%.

Sementara itu, saham Hyundai Department Store menguat 120% sepanjang tahun berjalan dan melonjak 113% dalam tiga bulan terakhir.

Shinsegae menjadi emiten dengan kenaikan terbesar. Harga saham perusahaan itu melesat sekitar 190% sejak awal tahun, termasuk lonjakan 107% hanya dalam tiga bulan terakhir.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |