Prabowo Minta Polisi Belajar AI, Sorot Kejahatan Masa Depan

1 month ago 31

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar aparat kepolisian menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI). Keahlian AI dinilai penting untuk beradaptasi dengan kejahatan masa kini dan masa depan.

Instruksi tersebut adalah bagian enam pesan yang disampaikan Prabowo kepada Polri dalam Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Kabupaten Bogor.

"Terus tingkatkan profesionalisme saudara. Kuasai ilmu pengetahuan, kuasai teknologi, kuasai kecerdasan buatan. Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, yang cerdas dan yang andal," katanya, Rabu (1/7/2026).

Dalam upacara itu, Presiden juga menyorot berbagai ancaman kejahatan baru yang merugikan Indonesia, terutama judi online.

"Judi online ancaman yang sangat merugikan bangsa kita. Perdagangan orang, kejahatan siber, terorisme, korupsi, penyelundupan, kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, tambang-tambang ilegal, perkebunan-perkebunan ilegal, praktik-praktik white collar crime, sangat merugikan bangsa kita," katanya.

Oleh karena itu, Prabowo menyampaikan apresiasi keberhasilan Polri bersama Komdigi memberantas judi online.

Presiden sebelumnya juga telah beberapa kali menyampaikan ke masyarakat soal dampak dan risiko perkembangan AI. Salah satunya adalah kemunculan agen AI.

"Jadi manusia yang menciptakan sesuatu yang lebih hebat. Sekarang juara catur saja kalah sama mesin, juara catur. Mesin sekarang bisa membuat karya-karya luar biasa. Ini lah nanti para guru besar, para profesor yang harus mendalami itu," tandasnya dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |