Video: Daya Beli Tertekan-Utilisasi Turun, Bisnis Minuman Ringan Lesu

1 month ago 72

Jakarta, CNBC Indonesia- Di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global industri minuman ringan Indonesia menghadapi tantangan tekanan daya beli yang diikuti oleh lonjakan biaya impor bahan baku.

Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), Triyono Prijosoesilo mengatakan sepanjang tahun 2025, volume penjualan minuman tercatat minus 0,5. Sementara pada kuartal I-2026 tumbuh 2% yang ditopang momen Lebaran yang masih didominasi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) namun untuk minuman teh, jus, susu justru menurun imbas daya beli yang tertekan.

Selain itu industri minuman juga mengalami under-utilisasi akibat turunnya daya beli yang membuat deman belum maksimal akibatnya profitabilitas ikut tergerus. Menghadapi hal ini, industri tengah mengincar sumber pertumbuhan segmen pasar yang masih potensial seperti segmen minuman rendah gula.

Seperti apa tekanan yang dialami oleh industri minuman? Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), Triyono Prijosoesilo dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 30/06/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |